JIMAT MANUSIA

Nafas

Bermula saat saya pertama kali mengenal dunia tenaga dalam di tahun 2001, saat itu saya tergabung di salah satu perguruan tenaga dalam yang bernama JUJUR LURUS atau biasa disingkat JURUS yang secara silsilah merupakan pecahan dari perguruan Marguluyu dan Nampon yang disatukan oleh beberapa pendekar pendekar beraliran tenaga dalam murni tanpa olah wirid atau hikmah. Diperguruan Jurus ini saya berlatih olah gerak, olah nafas dan olah batin yang dipadu menjadi satu kesatuan gerak tenaga dalam beraliran nafas murni. Saat pertama tergabung saya memulai ditingkat pemula alias tanpa mengenakan sabuk tingkat untuk setiap anggota perguruan JURUS. Dan setelah berlatih selama 6 bulan kemudian saya boleh mengikuti pembukaan ilmu atau disebut juga HARKAT. Dari sini saya baru mengetahui bahwa untuk mempelajari ilmu tenaga dalam murni dibutuhkan teknik nafas tertentu agar tenaga dalam tubuh saya bisa bangkit dan digunakan untuk berbagai keperluan seperti beladiri, penyembuhan maupun olah kebatinan, sehingga seorang anggota/murid harus di Harkat agar bisa diberikan teknik kunci nafas. Saat itu saya beserta dengan 50 anggota yang lain masuk dalam satu ruangan yang tidak terlalu besar tapi juga tidak sempit untuk dihuni oleh 50 anggota JURUS saat mengikuti pembukaan ilmu.
Dimulai dengan pemanasan olah gerak yang dipimpin oleh Bapak Tajuli selaku Guru Besar Perguruan JURUS(Jujur Lurus) kami melakukan sebelas gerak dasar yang menjadi pondasi keilmuan, baru setelah itu Guru Besar memberi aba-aba untuk duduk bersila semua dan saat itu Guru Besar menjelaskan bahwa manusia itu punya Jimat yang dibawa sejak lahir sampai mati yang bisa menjadi bekal untuk hidup didunia ini dan jimat itu adalah nafas, nufus, anfas, tanafas yang ada dalam setiap tarikan dan hembusan nafas manusia, dengan sangat rinci guru besar menerangkan bahwa dengan mengolah keempat kunci itu manusia akan menjadi manusia yang memiliki kekuatan tanpa batas diberbagai dimensi dunia sebab dengan mengolah kunci itu kesaktian dan kekuatan diperoleh melalui ruh dalam diri manusia masing-masing sehingga nanti saat manusia itu berpindah dimensi dari alam manusia kealam lain seperti jin atau alam dewa maka ruh manusia yang berhasil mengolah nafas, nufus, anfas dan tanafas menjadi sangat kuat dan digdaya diluar batas normal, demikian uraian singkat tentang Jimat Manusia tersebut oleh Guru Besar saya diperguruan JURUS(Jurus Lurus).
Setelah menjelaskan uraian tersebut Guru Besar saya langsung melakukan penyelarasan tenaga dalam kami satu persatu dari 50 anggota yang telah ikut dalam ruangan tersebut, dan sampai pada giliran saya yang terakhir untuk diselaraskan oleh Guru Besar saya sampai dengan selesai.
Sekarang setelah saya mendalami olah nafas, nufus, anfas dan tanafas di perguruan Jurus selama 9 tahun saya menemukan banyak sekali fenomena metafisika dalam diri saya sehingga saya terus melakukan pengkajian diri tentang kekuatan metafisika tubuh manusia yang masih sangat rahasia untuk diketahui oleh orang awam. Adapun beberapa gerak yang saya pelajari diperguruan JURUS(Jujur Lurus) sebagai berikut :
1. Tendet
2. Sapu Bayu
3. Jeblak
4. Besed
5. Gunting
6. Buang
7. Pupuh Bayu
8. Pegat Nyowo
9. Tarik
10. Colok
11. Blegedek Ireng

11 gerak diatas inilah yang saya latih selama 9 tahun untuk mengolah Nafas, Nufus, Anfas dan Tanafas sebagai sebagai ilmu kebatinan atau Jimat Manusia.
Salam Artadaya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s