PUASA 9 LUBANG HAWA

lagi puasa

Puasa Mulut, yakni tidak mengumbar nafsu makan, makan pada saat rasa lapar telah tiba berhenti sebelum kenyang. Namun lebih baik makan seadanya atau tidak mengada-ada atau memaksa mengadakan. Termasuk dalam puasa mulut adalah tidak bicara yang membuat sakit hati orang lain, tidak bicara yang mencelekai orang lain. Tidak berucap yang membuat keresahan dan kegelisahan. Sebaliknya, kita manfaatkan mulut kita bertutur kata yang menentramkan perasaan sesama. Menghibur bagi yang sedang tertimpa kesusahan. Berbicara yang bersifat konstruktif dan membangun. Menyibukkan lisan dengan dzikir mengagubgkan asma Tuhan.
Puasa Telinga, yakni tidak memanfaatkan telinga untuk sesuatu yang merugikan dan mencelakai orang lain. Sebaliknya, telinga dimanfaatkan untuk tindakan-tindakan yang konstruktif, yang dapat membangun kemuliaan hidup diri sendiri dan orang banyak.
Puasa Mata, Yakni tidak menggunakan mata untuk melihat hal-hal yang tabu, porno dan tidak pantas secara etika, norma adat dan agama. Tidak menggunakan mata untuk memandang dengan penuh kekejian, emosi dan dengki yang membuat orang lain sakit hati. Tidak menuruti nafsu tidur atau jangan kebanyakan tidur. Sebaliknya menggunakan mata untuk memperhatikan ayat-ayat Tuhan yang terhampar di alam semesta
Puasa Hidung, yakni tidak menggunakan indera hidung untuk menghirup bau-bauan yang tidak bermanfaat bagi kesehatan, seperti candu, narkotika, rokok dan semacamnya. Sebaliknya disarankan untuk emnghirup wewangian yang dapat memberi efek menentramkan pikiran dan jiwa(aroma terapi)
Puasa Alat Kelamin, yakni tidak mengumbar dan menuruti hawa nafsu syahwat secara berlebihan, sekalipun itu dilakukan dengan pasangan(suami/istri) yang sah. Energi kehidupan manusia mudah terkuras oleh aktivitas seksual. Oleh sebab itu dalam khasanah dunia mistik(jawa,hindu, budha, tao,islam)senantiasa ditekankan untuk menghemat energi kehidupan, contohnya melalui ajaran puasa dan ajaran wahdat. Sebelum anda hendak melakukan olah kebatinan sebaiknya menahan diri untuk tidak mengeluarkan air mani(sperma) selama beberapa hari.
Puasa Dubur, yakni menggunakan sebagaimana fungsinya secara norma tidak ada penyimpangan seksual. Dalam ilmu meditasi dan teknik olah pernafasan, lubang dubur dijaga (dimampatkan) agar jangan sampai ada kebocoran angin yang keluar. Dengan cara otot-otot dubur ditarik keatas.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s